Kangen Kopi
Kopiku hambar tanpamu, sayang.
Kamu tahu? Jauh darimu itu pahit, lebih pahit dari kopi di hadapanku.
Mendekat, kemari, kamu, beri rasa padaku yang tidak diberi gula.
Berhenti meminta, aku hanya menyediakan rindu yang sudah matang hampir busuk, jarak membuat pilu, waktu memberi sendu.
Pilu kelabu, matang rindu hanyir tercium jauh, mata membelalak. Itu aroma kopimu, kepulan asap rindu milikmu, menjagal hidung akan angan temu yang tak sampai di pangku.
Membeku pilar rindu. Merajut kelam abu. Mengeja kata semu. Meraja dalam kalbu, Aku dan Kamu.
16-11-2011, Bandung-Jakarta.