Balada Tanda ( * )
Gue selalu heran dengan penggunaan tanda bintang ( * ) dalam sebuah kata. Maksud gue, kalo tujuan awalnya, konteksnya, udah jelas-jelas dipake hanya untuk satu kata spesifik, ngapain pake sensor?
F**k, tentunya dibaca fuck, bukannya fork, funk, fisk atau folk kan?
P*n*s tentunya dibaca penis, bukannya pants, pinks, apalagi punks to?
Kenapa susah-susah?